Lembaga Internasional dan Kemiskinan

Lembaga Internasional dan Kemiskinan Global Tonny d’effendi INternational Monetary Fund (IMF)  John Cavanagh, Simon Retallack, Carol Welch  IMF memenuhi kebutuhan “stabilitas” finansial dan moneter melalui program restrukturisasi  Perangkap hutang pada Krisis Hutang Dunia Ketiga pada 1980an untuk pembiayaan pembangunan  Sebagian besar negara berkembang yang mewakili 80 % penduduk dunia, tidak ada pilihan lain selain menyetujui pelaksanaan pembaharuan dengan bantuan IMF Dampak terhadap Ketenagakerjaan  Laporan PBB tahun 1995 tentang Perdagangan dan Pembangunan  para pengusaha/majikan berupaya ikut terlibat dalam mengubah UU ketenagakerjaan dengan tujuan memudahkan proses pemecatan, pengebirian serikat buruh  Pengangguran meningkat akibat tuntutan IMF untuk memprivatisasi berbagai perusahaan dan jasa pelayanan publik Dampak terhadap pelayanan kesehatan  Pemerintah harus memotong pembelanjaan dibidang sosial karena bidang ini tidak menghasilkan pendapatan bagi anggaran belanja  Laporan UNICEF, mutu pelayanan kesehatan menurun hingga 30% pada tahun 1993 (kasus di Zimbabwe) Dampak terhadap pendidikan  Perluasan privatisasi sekolah  Banyak anak putus sekolah karena tidak mampu membayar biaya sekolah  Kasus Ghana, 77% dari total anak di ibukota Accra tidak sekolah Dampak terhadap ketahanan pangan  Petani dipaksa mengubah produksi komoditas pangan untuk diekspor  Davidson Budhoo, mantan ahli ekonomi IMF  orientasi ekspor telah menyebabkan hancurnya sistem pertanian tradisional dan semakin marak kelompok petani tak bertanah dihampir setiap negara dimana IMF beroperasi World Trade Organization (WTO)  Dampak WTO bagi negara berkembang : – hilangnya kebijakan perdagangan sebagai sarana pembangunan – pembatasan atas penyebaran teknologi – semakin lemahnya klausu “perlakuan khusus dan berbeda” (STD=special and differential treatment) – Pembuatan Keputusan Oligarkis World Bank (WB)  Kegagalan dalam kajian tingkat kemiskinan dan audit lingkungan (poverty and environment assesment)  Pengentasan kemiskinan atau kemakmuran korporasi?  Budaya Korupsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s