Tipe-tipe Diplomasi

Tipe-Tipe Diplomasi

Tonny d’effendi

(Tjhan Fuk Yin)

Diplomasi Komersial

l   Diplomasi borjuis/sipil à penyelesaian kompromis melalui negosiasi lebih menguntungkan daripada penghancuran total musuhnya (cara damai)

l   Shop-keeper diplomation

l   Kekuatan suatu negara sebagian besar tergantung pada sumberdaya ekonomi

l   Bantuan ekonomi dan sanksi ekonomi sebagai instrumen

Pentingnya ekonomi dalam diplomasi

l    Ancaman perang nuklir menjadi deteren bagi penggunaan kekuatan untuk menyelesaikan persoalan à menghindari konflik bersenjata

l    Pasca PD II negara kolonial kehilangan kekuatan, negara post kolonial memerlukan bantuan ekonomi, negara basar menanamkan pengaruhnya melalui ekonomi

l    Persekutuan politik harus ditopang dengan dengan suplai militer dan pinjaman ekonomi (pasca perang jumlahnya meningkat tajam)

l    Perang Dingin membawa penerapan berbagai tindakan ekonomi sebagai taktik diplomasi

Diplomasi Demokratis

l   Diplomasi terbuka

l   Awalnya kontrol terhadap diplomasi hanya kepada wakil rakyat dan bersifat rahasia

l   DIplomasi dibawah kontrol publik

l   Faktor terpenting adalah ratifikasi perjanjian oleh legislatif

 

Kelemahan Diplomasi Demokratis

l   Adanya keraguan dari pemerintah dan legislatif yang mempengaruhi tingkat keberhasilan

l   Sikap masa bodoh legislatif

l   Waktu lama karena rentan penundaan

l   Rentan ketidaktepatan karena keraguan yang menyebabkanrentan berubahnya kebijakan

Persoalan dalam Diplomasi Demokratis

l   Masalah publisitas, pers-diplomat

l   Masalah hubungan politikus-diplomat

l   Pendidikan publik tentang tugas dan wewenang negara sebagai anggota masyarakat internasional

Diplomasi Totaliter

l     Nasionalisme ekstrim, nasionalisme ekonomi dan pertimbangan ideologis

l     Nasionalisme ekstrim à pemujaan patriotisme dan loyalitas kepada negara berapapun harga pengorbanannya

l     Nasionalisme ekonomi à pemerintah masuk dalam kehidupan ekonomi rakyat yang mengacu pada nasionalisme

l     Ideologi à meningkatnya peranan negara dan penambahan tuntutan yang dibuat oleh negara tentang kesetiaan dan pengabdian rakyat

l     Contoh : Fasisme Italia, Nazisme Jerman, Fasisme Franco Spanyol dll

Perbandingan Diplomasi Totaliter dan Demokratis

l    Kelebihan DT à karena diawasi oleh  penguasa tunggal yang tidak tunduk kepada pengawasan lembaga yang lebih besar, diplomat mengetahui dengan tepat seberapa jauh ia bisa memberi atau mengakomodasi pandangan pihak lain

l    Kelemahan DT à diplomat kurang memiliki kesempatan untuk bertindak luwes dalam melakukan pendekatan saat perundingan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s